Melihat hilal 1433 H dengan "STELLARIUM"

Assalamualaikum ^^


Udah mau Ramadhan nih, mohon maaf dulu yah apabila ada kesalahan dalam blog ini ataupun postingan yang kurang berkenan ^^.


Kali ini kami akan menyampaikan cara melihat HILAL dengan menggunakan software STELLARIUM. Stellarium adalah planetarium open source gratis untuk komputer Anda. Ini menunjukkan langit yang realistis dalam 3D, seperti apa yang Anda lihat dengan mata telanjang, teropong atau teleskop.


Ini bukan PREDIKSI atau RAMALAN lhoo, tapi berdasarkan perhitungan astronomi dan pengamatan langsung serta analisa . Namun kepastian akhir berada dalam kuasa-NYA, karena keterbatasan ilmu Agama dan Pengetahuan kami. 

Perlu diketahui bahwa dalam kalender Hijriyah, sebuah hari diawali sejak terbenamnya matahari waktu setempat, bukan saat tengah malam. Sementara penentuan awal bulan (kalender)tergantung pada penampakan (visibilitas) bulan. Jadi dalam penentuan awal bulan hijriyah berdasarkan pada peredaran bulan terhadap bumi.

Wujudul Hilal adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) hijriyah dengan menggunakan dua prinsip: Ijtimak (konjungsi) telah terjadi sebelum matahari terbenam (ijtima’ qablal ghurub), dan bulan terbenam setelah matahari terbenam (moonset after sunset) maka pada petang hari tersebut dinyatakan sebagai awal bulan (kalender) hijriyah, tanpa melihat berapapun sudut ketinggian (altitude) bulan saat matahari terbenam.
Wujudul Hilal adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) hijriyah dengan menggunakan dua prinsip: Ijtimak (konjungsi) telah terjadi sebelum matahari terbenam (ijtima’ qablal ghurub), dan bulan terbenam setelah matahari terbenam (moonset after sunset) maka pada petang hari tersebut dinyatakan sebagai awal bulan (kalender) hijriyah, tanpa melihat berapapun sudut ketinggian (altitude) bulan saat matahari terbenam.

Ada beberapa kriteria penentuan awal bulan hijriyah, yaitu rukyatul hilal, wujudul hilal, imkanur rukyat dan rukyat global. Keempat kriteria itu kadang menghasilkan ketetapan awal bulan yang berbeda, meskipun sama-sama menetapkan ada bulan (hilal) saat matahari terbenam. Bahkan, kriteria yang sama belum tentu menghasilkan ketetapan yang sama, misal karena perbedaan tempat acuan (tempat melihat bulan).
Rukyatul Hilal adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) hijriyah dengan merukyat (mengamati) hilal secara langsung. Apabila hilal (bulan sabit) tidak terlihat (atau gagal terlihat), maka bulan (kalender) berjalan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari.
Imkanur Rukyat adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) hijriyah dengan mengamati bulan dengan ketentuan bulan telah berada di atas ufuk saat matahari terbenam, dengan ketinggian bulan minimal antara 2 hingga 8 derajad. Ketentuan tinggi minimal bulan sabit ini terkait dengan bisa tidaknya dilihat oleh teropong atau mata.
Rukyat Global adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) hijriyah yang menganut prinsip bahwa jika satu penduduk negeri melihat hilal, maka penduduk seluruh negeri berpuasa (dalam arti luas telah memasuki bulan hijriyah yang baru) meski yang lain mungkin belum melihatnya.
Berdasarkan simulasi wujudul hilal menggunakan software “STELLARIUM” di platform linux MINT, tanggal 1 Ramadhan 1433H jatuh pada tanggal 20 JULI 2012. Hal ini bisa dilihat dari screenshot posisi bulan terhadap matahari saat matahari terbenam yang dipantau dari wilayah Bandar Lampung dengan ketinggian 22 meter dpl berikut :


Gambar 1
Pada tanggal 18 JULI 2012 (Gambar 1) posisi Bulan lebih dahulu tenggelam daripada Matahari, hal ini menunjukkan malam hari tersebut belum memasuki awal bulan Ramadhan. Sedangkan :


Gambar 2

Pada tanggal 19 JULI 2012 (Gambar 2) terlihat posisi Matahari lebih dahulu tenggelam daripada Bulan. Menunjukkan telah terjadi ijtimak (konjungsi) sebelum matahari terbenam dan matahari terbenam lebih dahulu dari bulan. Posisi bulan berada pada ketinggian sekitar 2 derajat diatas ufuk. Namun karena jarak antara tenggelamnya matahari dan bulan sangat tipis, kemudian  kami melihat pada hari berikutnya : 


Gambar 3

Pada Tanggal 20 Juli 2012 (Gambar 3) terlihat posisi Bulan sudah berada jauh, sekitar 10 derajat diatas ufuk (sudah memasuki Bulan RAMADHAN) . Jadi kami mengambil kesimpulan 1 Ramadhan Jatuh pada Tanggal 20 JULI 2012 dengan kesimpulan diatas. Wallahualam, berbakal ilmu pengetahuan dan Agama yang kami miliki sekarang ^_^.


Untuk 1 Syawal 1433 H jatuh pada tanggal 19 Agustus 2012 hal ini bisa dilihat dari screenshot posisi bulan terhadap matahari saat matahari terbenam ang dipantau dari wilayah Bandar Lampung dengan ketinggian 22 meter dpl berikut : 


Gambar 4

Pada tanggal 17 Agustus 2012 peringatan hari kemerdekaan kita ^^ (Gambar 4) Terlihat posisi Bulan tenggelam terlebih dahulu sebelum Matahari. Hal ini menunjukkan bahwa malam hari tersebut belum memasuki Awal bulan Syawal. Sedangkan :


Gambar 5

Pada Tanggal 18 Agustus 2012 (Gambar 5) terlihat jelas posisi Matahari lebih dahulu tenggelam daripada Bulan. Dan posisi bulan sudah berada lebih dari 5 derajat diatas ufuk. Hal ini menandakan besok pagi kita sudah melaksanakan Ibadah Sholat Idul Fitri. Pada Tanggal 19 Agustus 2012. 

Demikianlah hasil analisa yang dapat kami simpulkan, hasil analisa ini kami share BUKAN untuk sok tau ataupun menambah perbedaan penetapan penentual awal Ramadhan. Namun untuk menunjukkan bahwa ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI dapat di gabungkan dengan ILMU AGAMA untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Namun segala keputusan tergantung MUI pada saat sidang MISBAT dan merupakan ketentuan ALLAH SWT yang wajib kita imani. Ini hanya SIMULASI sebuah Software buatan manusia ^^ wallahualam,..

Semoga kita senantiasa diberi kesehatan untuk dapat dipertemkan kembali dengan Bulan Suci Ramadhan Amin Yarabbal Alamin

Wassalamualaikum Wr.Wb

sumber ilmu :
http://librarylinux.wordpress.com/2010/07/28/wujudul-hilal-1-ramadhan-dan-1-syawal-1431h-dengan-stellarium/

http://id.wikipedia.org/wiki/Hisab_dan_rukyat

http://moonsighting.com/1433rmd.html

Download STELLARIUM http://www.stellarium.org/

3 komentar:

sodikin bae-lah mengatakan...

prediksi awal ramadhan dengan software stellarium

Anonim mengatakan...

ini mungkin namanya wujudul hilal kali yaa...

elfas mengatakan...

waah, bagus juga nih postingannya. Cocok buat referensi untuk mengetahui jatuhnya hari raya idul fitri :)